Obat Alami Untuk Flu dan Batuk Pada Anak

Obat Alami untuk Flu

Obat Alami Untuk Flu Dan Batuk Pada Anak

Obat Alami untuk Flu

Influenza adalah penyakit yang disebabkan oleh virus orthomyxovirus yang berbentuk bola. Virus ini ditularkan melalui udara dan umumnya hanya menyerang sistem pernapasan.

Influenza dapat dicegah dengan menjaga daya tahan tubuh, menghindari kontak dengan penderita, dan pemberian vaksin.

Cengkeh 

Bagian yang digunakan dalam pengobatan influenza adalah kuncup bunga. Kuncup bunga mengandung minyak atsiri sebanyak 16-20 yang terdiri dari eugenol 80%, asetil eugenol, iso eugenol, eugenin, iso eugenitin, kariofilen, furfural, metil amil keton. Selain itu, sengkih juga mengandung vanillin eugenin, tanin, gom, serat, asam galotanat, dan kalsium oksalat.

Minyak atsiri cengkeh bersifat sebagai antibakteri dan banyak digunakan sebagai pereda rasa sakit pada gigi, mengatasi peradangan pada mukosa membran mulut dan kerongkongan atau tenggorok.

Cengkeh berkhasiat untuk menghilangkan rasa sakit (analgesik), memberi aroma (corigen odoris), menghambat pertumbuhan bakteri (hakteriostatik), serta mengobati kejang perut.

Asam (Tamarindus indica L)

Asam dikenal juga dengan nama asam jawa. Buah asam yang sudah masak dan disimpan lama disebut dengan asam kawak. Bagian tanaman yang digunakan untuk obat adalah daging buah yang sudah masak dan daun yang masih muda.

Daun asam banyak mengandung flavonoid. Buahnya mengandung asam anggur, asam apel, asam sitrat, asam suksinat, asam tartat, protein, dan gula invert.

Kulit biji mengandung phiobatamin sebanyak 3% sedangkan bijinya mengandung pati dan albuminoid.

Kandungan zat dalam buah asam dapat dimanfaatkan untuk melancarkan buang air besar dan memperlancar peredaran darah.

Kandungan flavonoid dimanfatkan untuk menghilangkan rasa sakit (analgesik), antiradang, membantu pengeluaran keringat (diaforetik), sebagai obuat luka, dan obat sariawan.

Bawang Merah (Allium cepa L)

Bagian yang dimanfaatkan adalah umbinya. Minyak atsiri dalam umbi bawang merah terdiri dari diail sulfide aliin, prostaglandin, difenil amin, siklo alin, dihidro alin, kaemferol, florogusinol Selain itu, umbi bawang merah jagu mengandung vitamin, mineral, flavon glukosida, dan saponin.

Bawang merah digunakan untuk mengencerkan dahak.

Bawang Putih (Allium sativum L)

Bawang putih merupakan salah satu bumbu dapur yang sangat terkenal. Bagian yang digunakan adalah umbinya yang berbentuk bulat telur, berwama putih, dan aromanya menyengat.

Umbi bawang putih mengandung minyak atsiri berwarna kuning kecokelatan dengan komposisi utama merupakan turunan asam amino yang mengandung sulfur, aliin, allil sulfida, allil propil disulfida, dan adenosin.

Selain itu, ditemukan jenis saponin yang disebut dengan tuberkolosida serta senyawa lain meliputi allistatin dan garlisin.

Bawang putih digunakan untuk meredakan pusing dan meredakan sakit perut. Selain itu, sering digunakan untuk mengeluarkan gas dari saluran pencernaan dan mempermudah pengeluaran dahak.

Unsur aktif yang berkhasiat sebagai pengencer dahak adalah aliin. Aliin merupakan preparat dekongestan yang poten (manjur untuk melawan penyakit) jika dimakan bersama vitamin C.

Vitamin C akan memecah aliin menjadi senyawa yang struktur kimianya mirip dengan karboksimetilsistein. Karboksil-metilsistein merupakan unsur aktif dalam beberapa obat batuk dengan nama paten tertentu yang beredar di pasaran.

Bayam Duri (Amaranthus spinosus L)

Bayam duri merupakan tumbuhan herba berduri, berwarna hijau atau merah. Daun, bunga, dan akarnya mengandung flavonoid. Selain itu, daun dan bunganya mengandung saponin dan polifenol.

Akarnya juga mengandung tanin. Daun bayam duri berkhasiat sebagai obat bisul, obat sesak napas, dan mengobati demam.

Bayam (Amaranthus sp)

Bayam merupakan sayur khas daerah tropis Tanaman ini mengandung senyawa kalium, amarantin, dan rutin. Tanaman banyak dimanfaatkan untuk mengobati influenza.